[Review] Gintama


Gintama anime jenius? Mengapa saya bilang begitu ? Untuk seukuran anime, Gintama adalah anime yang kompleks dan lekat akan jokesnya yang berat. Terlebih dengan jokes yang mengarah ke dewasa atau berbau NSFW. Anime ini juga terkadang berani membawa unsur sindirian sejarah maupun politik pemerintahan di jepang yang diporsikan kedalam sebuah genre Parodi ini, dimotori oleh keberanian produser dan tentunya sang pengarang Gintama, Hideaki Sorachi.

Ceritanya sendiri berkisah tentang kehidupan seorang pria Samurai, Sakata Gintoki, yang hidup di zaman Edo. Mungkin pecinta anime tidaklah asing dengan atmosfir kehidupan seperti di anime Rurouni Kenshin/Samurai X. Dimana pada jaman tersebut ada banyak sekali pemberontak maupun kelompok yang kurang puas dengan sistem pemerintahannya. Ya, kurang lebihnya anime Gintama suasananya mirip seperti itu. Ditambah latar yang unik dan sentuhan aneh, di dunia Gintama kita bisa melihat gedung-gedung tinggi dan kendaraan bermotor, Mobil, Pesawat terbang dan peralatan modern lainnya yang tentunya aneh bisa berada di era Samurai.


Hidup dengan spesies asing luar bumi atau Amanto yang berhasil menginjakan kakinya ke bumi. Kedatangan Amanto tersebut membuahkan tragedi peperangan besar yang disebut Perang Joui. Banyak samurai dan patriot Joui yang tergabung dalam laga ini untuk mengusir Amanto. Namun, Amanto dengan kekuatan militernya yang luar biasa dan mungkin karena lemahnya ke Shogunan, Amanto mampu membungkam bumi sehingga pemerintahan Bakufu sekarang menjadi bonekanya. Sejak saat itulah, para Amanto mampu berdiri angkuh menyusuri jalanan Edo. Sedangkan para prajurit Joui yang menolak Amanto di cap sebagai pemberontak dan menjadi target operasi pemerintah Bafuku.


Salah satu anehnya Gintama adalah alur episode yang cukup mengherankan? Unik mungkin lebih tepatnya. Ya, bagi saya ini cukup unik, anime ini memiliki 201 episode di seri pertamanya. Namun mempunyai arc yang tidak terlalu banyak mengambil episode, terkadang juga cerita bersifat episodik.

Berbeda dengan anime Shonenjump lainnya seperti One piece atau Naruto yang satu arc nya bisa dituntaskan dalam waktu cukup lama.

Gintama juga sering disebut anime yang tidak memiliki tujuan akhir.

Maksud disini misal; karakter utama memiliki cita-cita menjadi seorang raja bajak laut layaknya Luffy di One Piece. Tapi saya juga sadar, tidak semua anime memiliki alur cerita bertujuan seperti itu. Bukannya seri ini tidak memiliki alur yang jelas, hanya saja cerita di Gintama kadang melupakan tujuan utama dan lebih berpaling ke arc yang simpel, karena di seri ini genre komedi lebih diutamakan. Karena itulah Gintama sering disebut anime yang tidak jelas arah tujuannya. Anime yang memiliki satu aspek yang lebih besar dari anime lainnya dalam hal komedi. Kemampuannya untuk mengubah komedi yang tampaknya biasa menjadi sesuatu yang sangat berbeda.

Memang Gintama adalah anime yang mungkin bisa dibilang terbaik dalam sisi komedinya, tetapi bukan berarti jauh akan kisah-kisah yang menyedihkan atau hal yang kelam. Beberapa kisah tersebut kadang disematkan dalam alur ceritanya dan bisa berakhir dengan mengharukan.


Pada review ini saya tidak akan membahas seluruh cerita maupun karakter-karakter orang di Gintama. Karena perlu di ingat kembali bahwa anime ini sering membawa konsep cerita berdasarkan tiap karakter. Jadi mari bicara ke intinya saja.


Karakter:

Pujian kembali saya lontarkan kepada sang pengarang. Gintama tiap karakter manjadi keunikan tersendiri. Dimana kepribadian dan kebiasaan terpancar dari tiap karakter Gintama terlebih pada karakter utama, Gintoki, yang juga owner dari tiga kelompok pekerja aneh Yorozuya. Selain dia memiliki hobi membaca majalah/komik Jump, dia adalah pribadi yang pemalas, tidak mau diatur, hanya dorongan dari karakter lainnya saja yang bisa membuat dirinya bergerak dari sifat buruknya tersebut. Karakter utama yang sering bertingkah konyol. Tentu saja tidak semua dilakunnya adalah negatif, terkadang dia mengakirinya dengan hal yang positif. Itulah yang jadi daya tarik tersendiri.
Main karakter yang jarang ditemukan, khususnya untuk karakter utama dari Shonenjump lainnya.

Berbicara soal Yorozuya. Yorozuya adalah grup pelayanan yang siap melakukan tugas, menerima permitaan dari para pelanggan, permintaan tersebut beragam, rata-rata permintaannya adalah penyelesaian masalah yang tidak mampu diselesaikan oleh pelanggan. Mampu atau tidaknya masalah tersebut, itu masalah belakangan. Yorozuya bukan Gintoki seorang, ia ditemani dengan dua orang sahabat dekatnya, Kagura dan Shinpachi.


Kagura: Gadis Tsundere yang sering membawa payung dengan style Cina? Mungkin lebih ke tipe wanita yang hobinya marah-marah dan tak mau kalah serta mempunyai kekuatan luarbiasa. Dia lebih muda dari Gintoki.

Shinpachi: Penampilannya lemah lembut. Pelajar pedang di dojo keluarganya. Sekarang dia menghabiskan lebih banyak waktu bersama Gintoki untuk mempelajari cara menjadi samurai sejati. Dia juga seorang Otaku kelas berat.

Selain mereka ada beberapa karakter yang sering muncul juga Hijikata Toshiro, Okita Sougo, dan Kondo-san. Mereka bertiga salah satu orang yang berpengaruh di Shinsengumi yang bertugas mengjaga ketertiban kota. Kelakuan dan kepribadian mereka menurut saya lebih menarik dan tidak jarang kehadirannya selalu dinanti pada setiap episode daripada Kagura dan Shinpachi meskipun mereka berdua adalah karakter utama yang menemani Gintoki. Dan masih banyak lagi karakter-karakter yang berperan penting dalam kelangsungan alur cerita Gintama.

Animasi:

Kualitas visual mungkin tidak terlalu unggul di sini. Tapi bisa terlihat membaik ketika sebuah adegan dalam pertarungan. Selain itu ada banyak kesempatan dimana gaya, animasi, bahkan desain karakter, kadang-kadang ada perubahan dan terjadi dalam sekejap mata, kadang juga perubahan itu bertahan lama. Rasanya ketidak konsitenan tersebut bisa dimaklumi mengingat banyaknya episode pada seri ini.

Music, OP & ED:

Gintama umumnya konsisten dengan pilihan musiknya, dan lagu tertentu yang berulang pada seluruh seri biasanya untuk menambah suasana adegan tertentu. Opening dan Ending lagu cukup baik dalam menangkap esensi dari Gintama secara keseluruhan. Dan seperti halnya OP/ED anime lainnya, pada kilas adegan lagu dirancang untuk menyoroti aspek-aspek penting dari anime: humor, keseriusan, dan pertarungan itu disisipkan kedalam opening dan endingnya. Selain kental dengan suasana humoris soundtrack yang di komposisikan oleh Kamagata Eiichi juga berhasil menggambarkan dan memasukkan unsur-unsur musik Edo namun modern dengan sangat baik.

Keimpulan: Banyak juga yang menyebut Gintama sebagai "crack anime", sentimen yang dapat dimengerti dalam arti karena memiliki kemampuan untuk mengangkat suasana hati seseorang dengan cara dan ciri khasnya Gintama. Namun, bukan berarti setiap orang akan terhibur. Tetapi jika kita menontonnya dengan semacam pola pikir (open minded) :v, maka saya pribadi sangat merekomendasikan anime ini karena memiliki banyak hal menarik yang ditawarkan.

0 Response to "[Review] Gintama"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel