[Review] Natsume Yuujinchou


Menonton anime ini awalnya saya tidak terlalu terkesan dengan nama judul seri ini, namun kemudian berubah pada saat mulai menonton episode pertama hingga terakhir, dan sampai pada penghujung season ke 4 nya.


Ini adalah review singkat empat season dari Natsume Yuujinchou.

Kebanyakan episode Natsume Yuujinchou mengikuti struktur sebagai berikut:

1. Youkai diperkenalkan.

2. Youkai baik memiliki masalah atau membuat masalah.
3. Natsume memecahkan masalah tersebut dan belajar sesuatu dari apa yang dia dapat dari masalah tersebut.

Seperti yang dilihat, Natsume Yuujinchou adalah acara yang sangat sederhana. Namun keseruannya terletak pada hasil yang dilakukan dengan konsep sederhana itu. Setiap episode memiliki cara tersendiri. Episode dalam season pertama dan ke dua difokuskan pada berbagai karakter, sedangkan musim ketiga dan keempat mulai lebih fokus pada Natsume sendiri.


Plot, seri ini adalah episodik, dengan episode yang berfokus pada setiap youkai individu, dengan cerita yang umumnya tidak terhubung atau melintasi lebih dari satu episode (meskipun ada pengecualian). Hampir semua episode yang sangat baik, meskipun ada dua atau tiga itu tidak terlalu masalah. Jika ada yang saya ingin tekankan disini, hampir semua episode memiliki akhir yang indah mengharukan.



Latar tempat dan lingkungan di seri ini tidak ada sesuatu yang benar-benar istimewa. Tetapi dapat mewakili perasaan rileks ketika menontonnya. Variasi komedi yang tidak berlebihan cukup membuat tawa kecil. Bisa dibilang ini adalah acara yang sangat tenang.

Natsume Takashi adalah karakter utama dari acara ini. Saat usia muda ia kehilangan kedua orang tuanya dan sejak itu pula dia bertempat tinggal dengan keluarga lain. Namun tak lama juga Natsume sering berganti ke pengurusaannya karena kepribadian yang dianggap aneh karena kemampuannya yang bisa melihat youkai. Dan akhirnya keluarga Fujiwara memutuskan untuk membawanya, karena latar belakang keluarga tersebut tidak memiliki seorang anak dan sejak saat itulah Natsume mendapat kehidupan yang lebih stabil. Singkat cerita ia menjaga sebuah buku peninggalan mendiang neneknya yang disebut 'Buku pertemanan'. Buku tersebut berisikan nama-nama youkai yang dikalahkan oleh neneknya yang juga pada usia mudanya mengalami hal yang serupa layaknya Natsume. Belum ada alasan kuat, mengapa Natsume Reiko neneknya tersebut melakukan hal seperti itu.


Pada awal acara, bisa dilihat kalau Natsume seorang remaja yang kesepian dan tertekan. Dia memiliki aura kesedihan yang kuat, mengingat masa kecilnya sudah sangat sulit. Walau sebenarnya ia memiliki sifat tenang dan dewasa. Natsume kerap juga memiliki beberapa masalah dalam hal kepercayaan dari orang-orang. Dia juga sangat bagus dan benar-benar peduli kepada orang di sekitarnya. Bagaimana pun, Natsume bukanlah orang suci namun; ia kadang-kadang marah dan frustrasi.


Karakter utama lain adalah Nyanko-sensei / Madara. Dia bisa dibilang partnernya Natsume, karakter youkai yang dalam wujud kesehariannya adalah seekor kucing, namun sebenarnya dia adalah youkai kelas elit yang kuat. Memiliki sifat yang arogan tidak mau kalah. Tapi, namanya kucing pastilah ia juga banyak melakunkan hal yang bodoh dan menggemaskan. Interaksinya dengan Natsume sangatlah berharga, meskipun Nyanko-sensei, dia menyangkal kalau dia peduli kepada natsume, namun sangat terlihat jelas kalau dia adalah youkai yang baik, terlebih karena banyaknya youkai yang memiliki minat tidak biasa kepada Natsume.


Karakter lain yang muncul beberapa episode saja bisa membangun kisah yang baik. Para teman Natsume, Youkai maupun manusia, sangatlah membantu dalam perkembangan Natsume. Meskipun peran mereka memakan waktu yang relatif sedikit. Perbedaan antara karakter yang begitu terlihat ketika menonton episode dari season satu dan empat.


Animasi: 


Saat musim kedua dimulai, ada peningkatan dibandingkan dengan season sebelumnya, meski masih bukan yang terbaik. Saya juga menyukai desain untuk beberapa youkai.


BGM:


Background musik sangatlah sederhana, menggunakan sedikit instrumen. Namun berhasil mengatur nada untuk acara ini dengan sempurna.


Jika ada keluhan dalam seri ini, mungkin plot yang hampir pada setiap episode dibangun dengan acak. Umumnya, Natsume bertemu sesuatu yang penting untuk plot episode dengan suatu kebetulan belaka yang tidak langsung terikat dengan plot sama sekali.


Kesimpulan:

Meskipun demikian Natsume Yuujinchou adalah seri yang sangat bagus. Acara yang rileks. Musim kedua dan ketiga lebih baik daripada yang pertama, dengan memiliki episode konsisten, bersama dengan art yang lebih baik dibandingkan dengan dua lainnya, dan memberikan kontribusi lebih banyak cerita secara keseluruhan dan dalam hal pengembangan karakter Natsume.




0 Response to "[Review] Natsume Yuujinchou"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel